JAKARTA – Artis sekaligus publik figur Ruben Onsu berharap penyelenggaraan ibadah haji pada tahun depan semakin baik. Menurutnya, jika Allah sudah memudahkan seseorang untuk memenuhi panggilan-Nya, maka manusia seharusnya tidak membuat prosesnya menjadi lebih sulit.
“Mudah-mudahan lebih baik dari tahun ini. Setiap tahun kan kita pasti berharap semuanya semakin baik,” kata Ruben saat ditemui di Madinah, Minggu (28/6/2026).
Ia juga berharap berbagai aturan yang diterapkan dalam penyelenggaraan haji tetap berorientasi pada kemudahan bagi jemaah.
“Kalau Allah mudahkan, yang manusia jangan mempersulit. Sehingga orang enggak punya rasa takut untuk berhaji,” ujarnya.
Ruben mengaku, sebelum menjalani umrah ia sempat mendengar banyak cerita yang membuat orang khawatir. Namun setelah merasakan sendiri beribadah di Tanah Suci, pengalaman yang ia alami justru berbeda.
“Waktu saya belum umrah juga dengar banyak cerita. Tapi ternyata setelah dijalani enggak ada tuh omongan-omongan seperti itu. Yang paling mengerikan justru penyampaian dari orang kedua dan ketiga,” katanya.
Ia menilai, informasi yang tidak sesuai pengalaman nyata justru dapat membuat masyarakat takut untuk beribadah ke Tanah Suci.
Selain berbagi harapan mengenai penyelenggaraan haji, Ruben juga menceritakan pengalaman spiritual yang ia rasakan selama menjalankan ibadah umrah. Selama berada di Tanah Suci, ia mengaku lebih banyak menghabiskan waktu untuk beribadah dan mengikuti kajian.
“Sesudah Subuh dan sebelum Isya saya ikut kajian. Di Madinah juga saya lebih banyak di hotel, shalat, lalu kembali beribadah,” ujarnya.
Menurut Ruben, momen tersebut membuatnya merasakan kedekatan yang lebih kuat dengan Allah SWT.
“Banyak hal yang terjadi dalam hidup itu rasanya seperti Allah bicara langsung. Apa yang mau saya sampaikan, rasanya Allah cepat kasih jawabannya,” ungkapnya.
Ruben juga membagikan pengalamannya saat berdoa di Raudah maupun Multazam. Ia memilih menjalankan ibadah secara mandiri dibanding berkelompok agar bisa lebih khusyuk.
“Kalau sendiri itu lebih fokus. Kalau bergerombol kadang jadi sibuk saling menjaga, akhirnya malah lupa doa sendiri,” katanya.
Ia menambahkan, selama beribadah yang terpenting adalah tidak menyakiti diri sendiri maupun orang lain demi mendapatkan tempat berdoa.
Di akhir perbincangan, Ruben kembali mengajak masyarakat agar tidak mudah memercayai cerita-cerita yang belum tentu benar tentang ibadah di Tanah Suci.
“Banyak teman saya yang sampai sekarang belum umrah karena takut. Padahal apa yang mereka takutkan itu enggak benar. Kalau ada yang bicara seolah paling tahu tentang Makkah atau Madinah, saya pasti bilang, ‘Enggak begitu’,” tegas Ruben.*
