KOTA BEKASI – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bekasi terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat guna memastikan penyaluran zakat, infak, dan sedekah (ZIS) tepat sasaran sesuai dengan ketentuan syariat Islam. Seluruh bantuan yang disalurkan difokuskan kepada para mustahik yang termasuk dalam delapan golongan penerima zakat (asnaf), dengan mengedepankan prinsip profesional, akuntabel, dan transparan.
Sebagai lembaga resmi pengelola zakat di Kota Bekasi, BAZNAS berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang membutuhkan melalui berbagai program bantuan reguler yang dapat diakses setiap hari kerja. Kantor layanan BAZNAS Kota Bekasi dibuka setiap Senin hingga Jumat, melayani pengajuan berbagai jenis bantuan sosial dan kemanusiaan.
Ahmad Tasori, Wakil Ketua BAZNAS Kota Bekasi Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan menyampaikan bahwa setiap permohonan yang masuk akan melalui proses verifikasi dan asesmen agar bantuan yang diberikan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak sesuai kategori delapan asnaf.
“Prinsip kami adalah memastikan setiap dana zakat yang dititipkan oleh para muzaki dapat disalurkan secara tepat sasaran kepada mustahik yang memang membutuhkan. Oleh karena itu, setiap pengajuan dilakukan melalui proses administrasi dan survei lapangan sehingga penyalurannya sesuai ketentuan syariah dan tepat manfaat,” ujarnya.
Dalam operasional sehari-hari, BAZNAS Kota Bekasi menerima rata-rata 30 hingga 45 berkas permohonan bantuan dari masyarakat. Permohonan tersebut berasal dari berbagai kategori kebutuhan, mulai dari kesehatan, pendidikan hingga kebutuhan sosial lainnya dalam bentuk proposal.
Pada sektor kesehatan, BAZNAS Kota Bekasi menyediakan berbagai layanan bantuan, di antaranya bantuan biaya pengobatan, serta penyediaan alat bantu kesehatan seperti kursi roda, tongkat bantu jalan, alat bantu dengar, dan berbagai kebutuhan medis lainnya bagi masyarakat kurang mampu.

Sementara di bidang pendidikan, BAZNAS memberikan bantuan untuk tunggakan SPP bagi siswa tingkat SD, SMP, dan SMA yang berasal dari keluarga prasejahtera. Selain itu, tersedia pula bantuan penyelesaian tugas akhir atau skripsi bagi mahasiswa, sehingga mereka dapat menyelesaikan pendidikan tanpa terkendala biaya.
Tidak hanya itu, BAZNAS Kota Bekasi juga memberikan berbagai bantuan sosial lainnya, seperti bantuan biaya hidup, bantuan persalinan, bantuan kematian, hingga pelunasan utang bagi mustahik kategori gharimin, yakni mereka yang memiliki utang karena kebutuhan yang dibenarkan menurut syariat dan tidak mampu melunasinya.
“Seluruh layanan tersebut merupakan bentuk komitmen BAZNAS dalam menghadirkan manfaat zakat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan,” tegasnya.
Selain program bantuan yang bersifat konsumtif, BAZNAS Kota Bekasi juga terus memperkuat program pendayagunaan zakat agar mampu memberikan dampak jangka panjang bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Program pendayagunaan tersebut meliputi penguatan ekonomi mustahik melalui bantuan modal usaha, pemberdayaan UMKM, pelatihan keterampilan, bantuan pendidikan berkelanjutan, program kesehatan masyarakat, hingga kegiatan sosial dan kemanusiaan lainnya. Dengan pendekatan tersebut, zakat tidak hanya menjadi solusi jangka pendek, tetapi juga mampu mendorong kemandirian ekonomi para penerima manfaat.
BAZNAS Kota Bekasi berharap semakin banyak masyarakat yang mempercayakan penyaluran zakat, infak, dan sedekahnya melalui lembaga resmi. Dukungan dari para muzaki, munfiq, dunia usaha, aparatur pemerintah, serta seluruh elemen masyarakat dinilai sangat penting untuk memperluas manfaat program-program keumatan di Kota Bekasi.
“Dengan semakin banyak masyarakat yang menyalurkan zakat melalui BAZNAS, maka semakin besar pula manfaat yang dapat dirasakan oleh warga Kota Bekasi. Kami mengajak seluruh muzaki dan munfiq untuk bersama-sama membangun kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah yang dikelola secara profesional, amanah, transparan, dan akuntabel,” ujarnya.
Melalui penguatan layanan serta peningkatan kualitas pengelolaan zakat, BAZNAS Kota Bekasi optimistis dapat terus menjadi mitra masyarakat dalam mewujudkan kesejahteraan umat, mengurangi angka kemiskinan, serta menghadirkan program-program pemberdayaan yang berkelanjutan demi terwujudnya Kota Bekasi yang lebih sejahtera dan berkeadilan. (***)
