BOGOR — DPR RI memberikan apresiasi terhadap berbagai pembenahan penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M yang dilakukan Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj). Sejumlah perbaikan dinilai mulai dirasakan langsung oleh jemaah, mulai dari kualitas layanan hingga berkurangnya masa tunggu keberangkatan.
Apresiasi tersebut disampaikan dalam pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto, pimpinan DPR RI, anggota Komisi VIII DPR RI, dan jajaran Kemenhaj di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Rabu (17/6/2026).
Pertemuan itu membahas evaluasi penyelenggaraan haji 2026 sekaligus menyiapkan langkah-langkah strategis untuk meningkatkan kualitas layanan pada musim haji mendatang.
Antrean haji berkurang
Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal mengatakan berbagai terobosan yang dilakukan pemerintah tahun ini memberikan dampak nyata bagi jemaah.
Menurutnya, salah satu capaian yang paling dirasakan adalah berkurangnya masa tunggu keberangkatan haji di sejumlah daerah.
“Pengawasan yang dilakukan DPR bertujuan memastikan perbaikan penyelenggaraan ibadah haji benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Alhamdulillah, berbagai langkah yang dilakukan pemerintah menunjukkan hasil yang positif,” ujar Cucun.
Ia menjelaskan, antrean haji yang sebelumnya di beberapa wilayah mencapai 35 hingga 40 tahun kini berhasil ditekan menjadi sekitar 26 tahun melalui berbagai upaya yang dilakukan pemerintah bersama DPR RI.
Bagi DPR, capaian tersebut menjadi langkah penting dalam menjawab harapan masyarakat yang selama ini harus menunggu sangat lama untuk berangkat ke Tanah Suci.
Hotel lebih dekat
Selain masa tunggu, DPR juga menyoroti peningkatan kualitas layanan selama jemaah berada di Arab Saudi.
Pada musim haji tahun ini, ribuan jemaah Indonesia mendapatkan akomodasi yang lebih dekat dengan pusat ibadah, terutama di kawasan sekitar Masjid Nabawi, Madinah.
Menurut Cucun, banyak jemaah menyampaikan kesan positif terkait kualitas hotel, akses menuju masjid, hingga kenyamanan layanan yang mereka terima selama menjalankan ibadah.
“Kami menerima banyak testimoni dari jemaah yang merasa pelayanan tahun ini jauh lebih baik. Mereka merasakan manfaat dari berbagai perbaikan yang dilakukan pemerintah,” katanya.
Peningkatan juga dirasakan pada layanan konsumsi. Melalui koordinasi dengan penyedia layanan di Arab Saudi, menu makanan yang disajikan dinilai lebih beragam dan lebih sesuai dengan selera jemaah Indonesia.
Fondasi untuk perbaikan berkelanjutan
DPR menilai berbagai capaian tersebut tidak lepas dari sinergi antara pemerintah dan parlemen yang terus mengawal penyelenggaraan ibadah haji sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan di lapangan.
Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo Subianto juga mengapresiasi koordinasi yang terjalin antara DPR RI dan pemerintah. Presiden meminta agar berbagai inovasi yang sudah berjalan baik dapat dipertahankan dan terus ditingkatkan pada musim haji berikutnya.
Sementara itu, Anggota Komisi VIII DPR RI Abidin Fikri memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran Kemenhaj yang telah bekerja meningkatkan kualitas layanan haji tahun ini.
Ia juga mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi berbagai tantangan global yang berpotensi memengaruhi penyelenggaraan haji di masa mendatang, termasuk dinamika geopolitik di kawasan Timur Tengah.
“Kami berharap penyelenggaraan haji ke depan dapat berjalan lebih baik lagi dan berbagai capaian positif tahun ini menjadi fondasi untuk peningkatan layanan yang berkelanjutan,” ujarnya.
Apresiasi DPR tersebut menjadi sinyal positif bagi transformasi layanan yang tengah dilakukan Kemenhaj. Dengan dukungan DPR RI, Pemerintah Arab Saudi, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya, pemerintah menargetkan pelayanan haji yang semakin profesional, aman, nyaman, dan berorientasi pada kepuasan jemaah Indonesia.*
