10 hours ago
1 min read

KPK Tetapkan Lima Tersangka dalam OTT Dugaan Korupsi Dana Kebencanaan, Termasuk Adik Kepala BNPB

Ilustrasi (Foto: Istimewa/ Total Politik/ Berbagai Sumber)

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan lima tersangka dugaan korupsi usai operasi tangkap tangan (OTT) di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Para tersangka adalah Kepala Sub-Direktorat (Kasubdit) Pengelolaan Bantuan dan Kedaruratan BNPB sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Gabriel Purwaka Sigit, Bima Setyawan yang merupakan adik Kepala BNPB Letjen Suharyanto, Bima Setyawan selaku Tenaga Ahli Suharyanto, Richard Erlangga, serta dua pihak swasta Gery dan Syifa.

“Tersangka ada lima orang, sudah dimasukkan ke Rutan KPK juga semua,” ujar Ketua KPK Setyo Budiyanto di Sleman, DIY, Rabu (14/10/2026).

Menurut Setyo, terdapat dua klaster dugaan korupsi dalam perkara ini. Pertama mengenai konflik kepentingan dan kedua soal suap. Berdasarkan gelar perkara, diduga terjadi penyalahgunaan Dana Siap Pakai (DSP) Kebencanaan yang disalahgunakan.

Terkait keberadaan Bima Setyawan selaku adik Kepala BNPB, Setyo menegaskan, pihaknya tidak memandang latar belakang atau jabatan seseorang dalam menetapkan seseorang sebagai tersangka.

“Kami tidak melihatnya siapa dia. Ini kan yang dimintai pertanggungjawaban adalah subjek yang melakukan atau diduga melakukan perbuatan melawan hukum,” ujarnya, sebagaimana dilaporkan Antara.

Terkait OTT KPK tersebut, BNPB telah menyatakan menghormati hukum yang tengah berjalan di KPK, serta menjunjung tinggi asas praguga tak bersalah. Hal tersebut disampaikan Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan.

Berton mengatakan pihaknya berkomitmen kooperatif dan akan memberikan dukungan data, serta akses informasi yang diperlukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Dia juga memastikan pihaknya tidak akan melakukan intervensi dalam bentuk apa pun terhadap proses hukum yang tengah dilakukan aparat penegak hukum, dalam hal ini KPK.

Sebelumnya, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Selasa (13/10/2026). Dalam operasi tersebut, KPK mengamankan 14 orang. Mereka selanjutnya menjalani pemeriksaan untuk mendalami dugaan perkara tersebut.

KPK turut menyita uang tunai sekitar Rp1,4 miliar serta sejumlah logam mulia berupa emas batangan dan tabungan emas. Barang bukti tersebut akan ditelusuri lebih lanjut untuk mendalami keterkaitannya dengan perkara yang sedang diselidiki. KPK masih perlu mengungkap konstruksi perkara, peran masing-masing pihak, serta asal-usul barang bukti yang disita. Hingga proses penyidikan berlanjut, dugaan tindak pidana tersebut tetap harus dibuktikan melalui mekanisme hukum yang berlaku.

Sumber: Antara/Kompas/Detiknews/IDNTimes

Komentar

Your email address will not be published.

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam
Go toTop

Jangan Lewatkan

Saut Situmorang: Penegakan Hukum perlu Kepastian, Keadilan, dan Kebijaksanaan

JAKARTA – Hukum membutuhkan keberanian untuk saling mengoreksi, kepemimpinan membutuhkan

Jaksa Agung Berhentikan Sementara Status Jaksa Febrie Adriansyah

JAKARTA – Jaksa Agung ST Burhanuddin resmi memberhentikan sementara status
toto slot situs togel situs togel
toto slot
slot88