2 days ago
4 mins read

Kisah Petugas Haji: Air Mata “Iwan Bonex” Saat Melayani Tamu Allah

Irwan Syarief, petugas Sektor Bir Ali Daker Madinah. (Foto: Dok. Pribadi)

Senyum yang membahagiakan
Bagi Irwan, senyum jemaah saat hendak pulang ke Indonesia adalah pemandangan paling membahagiakan. Yang paling membekas baginya adalah melihat senyuman para dhuyufur rahman ketika lepas landas menuju Tanah Air.

Di tengah kepadatan tugas, sapaan sederhana kepada jemaah sering menjadi penguat bagi para petugas.

“Kami biasa menyapa, ‘Semoga menjadi haji mabrur’. Lalu mereka mengamini dan mendoakan kami sehat selalu dalam melayani tamu Allah,” tuturnya.

Meski begitu, tugas sebagai petugas haji bukan tanpa tantangan. Salah satu kendala terbesar adalah perbedaan bahasa dan karakter jemaah dari berbagai daerah.

“Yang paling sulit itu kendala bahasa, terutama dari kloter Lombok. Tapi kami tidak kehilangan akal. Biasanya kami panggil ketua kloter atau karom (kepala rombongan) agar jemaah mau mengikuti arahan,” jelasnya.

Kelelahan fisik pun menjadi makanan sehari-hari. Bahkan Irwan pernah jatuh sakit hingga harus dirawat di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI).

“Titik paling lelah itu ketika badan drop sampai dirawat. Tapi semangat melayani tamu Allah menghilangkan semua kelelahan,” katanya.

Ia juga kerap menghadapi jemaah lansia yang tersesat di area Masjidil Haram. Jika menemukan jemaah seperti itu, Irwan dan tim akan langsung mengantar ke hotel atau melakukan estafet dengan sektor terdekat.

“Untuk jemaah sakit, kami harus sabar dan terus memberi semangat agar tetap kuat menjalani ibadah hajinya,” ujarnya.

Suami istri yang hilang
Di balik berbagai tekanan itu, ada pula kisah-kisah lucu yang menjadi penyegar suasana. Suatu hari, sepasang suami istri terpisah di area bandara. Irwan dan tim sibuk mencari sang istri hingga ke berbagai titik, termasuk toilet.

“Setelah ketemu dan diantar ke bus, ternyata suaminya malah hilang juga. Jadilah kami mencari lagi suaminya,” katanya sambil tertawa.

Namun ada satu peristiwa dramatis yang tak pernah ia lupakan: badai debu besar di Bandara Jeddah pada 2015.

Saat itu, jarak pandang hanya sekitar satu sampai dua meter. Para jemaah baru saja keluar dari gate ketika badai datang menerjang.

“Kami menuntun jemaah menuju bus atau kembali ke gate dengan berjalan meraba-raba pakai senter HP,” kenangnya.

Di tengah kerasnya tugas, Irwan mengaku sering menangis diam-diam. Terutama ketika harus melayani jemaah berkebutuhan khusus atau saat berdoa di depan Multazam dan Raudhah. Sebab, kata dia, di Multazam dan Raudhah pasti semua orang menangis.

Ia juga pernah terharu melihat jemaah dari negara lain membawa anak mereka berhaji. “Saya sampai meneteskan air mata dan ingin juga membawa anak istri ke Tanah Suci,” ujarnya.

Bertugas selama berbulan-bulan di Tanah Suci, dan berpisah dengan keluarga sekian lama, tentu saja memantik rindu yang cukup berat. Dan bagi Irwan, kerinduan terbesar selama bertugas ternyata sangat sederhana. “Yang paling dirindukan itu masakan ibu dan masakan istri,” katanya sambil tertawa kecil.

Dari belasan kali menjadi petugas haji, Irwan merasa ada banyak pelajaran hidup yang ia dapatkan. Pelajaran terbesarnya adalah manusia itu makhluk kecil di hadapan Allah. Karenanya, tak perlu bersikap jemawa atau congkak. 

Pengalaman melayani jemaah di Tanah Suci juga membuat cara pandangnya terhadap ibadah berubah. Setelah melayani jemaah, Irwan mengaku jadi lebih taat. Bagi Irwan, menjadi petugas haji bukan hanya soal menjalankan tugas negara, tetapi juga bagian dari ibadah itu sendiri.

Ia memegang teguh motto yang pernah disampaikan Direktur Bina Haji, Khoirizi, bahwa petugas itu ibadah untuk bertugas, bukan bertugas untuk ibadah. Kalimat itu, menurut Irwan, menjadi pegangan seluruh petugas haji Indonesia di Arab Saudi.

“Artinya kami beribadah dalam melayani tamu Allah, karena memang itu tugas kami,” tutupnya.*

Komentar

Your email address will not be published.

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777

Penyusunan Arah Digital yang Lebih Efisien melalui Kajian Rinci pada Ritme Bermain Akurat
Kebiasaan Pemain Saat Ini Makin Sering Ditelusuri demi Merancang Taktik Main Lebih Efisien dan Terstruktur
Mekanisme Adaptif Gates Of Olympus Perlahan Mengubah Alur Respons dan Memunculkan Formasi Baru yang Lebih Dinamis
Pendekatan Pengendalian Risiko dalam Game Online Viral lewat Pemantauan Skema Kemenangan
Perkembangan Media Sosial Terkini Dinilai Membuat Tampilan Feed Pengguna Majong Ways 2 Kian Beragam
Taktik Bermain Game Online
Sugar Rush
Gameplay Interaktif
Sistem Permainan Modern
Mahjongways Kasino Online
probabilitas game soft
pola Mahjong Ways 2
elemen slot online
interaksi pemain game modern
strategi bermain terukur
Mahjong Wins 3
Starlight Princess 1000 online
pendekatan rasional game
pola slot online
engagement pengguna game online
Strategi Kinerja Game Online Berbasis Statistik yang Memperlihatkan Gameplay Pola RTP Lebih Terukur, Efisien, dan Mudah Dibaca
Inovasi Teknologi Modern Mendorong Penataan Distribusi Probabilitas Game demi Pengalaman Bermain Lebih Berkualitas
Pembacaan Observatif pada Mahjong Digital Memperlihatkan Konsistensi Struktur Sesi dalam Ritme Permainan Modern
Sistem Tumble Progresif Menjadi Acuan Membaca Simbol Kemenangan dan Dinamika Kombo Gameplay Digital
Pemetaan Sosial Pemain Mahjongways Kasino Online melalui Observasi Visual dan Stabilitas Respons Sistem
Keterlibatan Pemain Mahjongways Kasino Online Ditinjau dari Relasi Simbol dan Stabilitas Respons Permainan
Visualisasi Interaksi Mahjongways Kasino Online untuk Menafsirkan Dinamika Simbol serta Respons Permainan Harian
Pemantauan Dinamis Bulan Ini Menghadirkan Pembacaan Baru soal RTP PGSoft dan Gameplay Terukur
Landasan Rasional Mahjong Ways 2 melalui Pengamatan Fase Visual dan Karakter Permainan
Ulasan Mahjong Ways 2 tentang Pergeseran Ritme serta Stabilitas Interaksi Sistem Permainan
Go toTop

Jangan Lewatkan

19 WNI Diamankan Saudi Terkait Pelanggaran Haji

MAKKAH – Sebanyak 19 Warga Negara Indonesia (WNI) diamankan aparat

Kemenhaj Minta Jemaah Hemat Tenaga Jelang Puncak Haji

JAKARTA — Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia meminta jemaah
toto slot situs togel situs togel
toto slot
slot88