3 months ago
1 min read

Gelombang II Dimulai, Makkah Kini Jadi Pusat Pergerakan Jemaah Indonesia

Penyambutan jemaah haji di Kota Makkah. (Foto: MCH 2026)

MAKKAH — Fase baru operasional haji Indonesia resmi dimulai. Mulai Kamis (7/5/2026), Daerah Kerja (Daker) Makkah menerima kedatangan jemaah haji Indonesia gelombang kedua yang langsung mendarat melalui Bandara Jeddah sebelum bergerak menuju Kota Makkah.

Berbeda dengan gelombang pertama yang lebih dulu singgah di Madinah, seluruh jemaah gelombang kedua diwajibkan sudah mengenakan kain ihram sejak dari embarkasi di Tanah Air karena langsung bersiap menjalani umrah wajib setibanya di Makkah.

Kepala Daker Makkah PPIH Arab Saudi 1447 H/2026 M, Ihsan Faisal, mengatakan kloter pertama gelombang kedua yang akan tiba berasal dari Solo, yakni SOC 44.

“Insya Allah kita akan menerima kloter pertama dari gelombang kedua ini yaitu dari kloter SOC-44 dari Solo. Total ada 15 kloter yang akan kami terima di hari pertama gelombang kedua,” jelas Ihsan di Makkah, Rabu (6/5/2026).

Di saat bersamaan, Daker Makkah juga masih menyelesaikan proses kedatangan jemaah gelombang pertama dari Madinah. Hingga kini, sebanyak 110 kloter dengan total lebih dari 42 ribu jemaah telah berada di Kota Makkah.

Jumlah itu setara sekitar 45 persen dari total jemaah gelombang pertama yang mulai bergerak dari Madinah sejak 30 April lalu.

Masuknya gelombang kedua membuat ritme operasional haji berubah drastis. Jika sebelumnya kedatangan jemaah relatif terukur dari siang hingga tengah malam, kini arus jemaah akan berlangsung tanpa pola waktu tetap selama 24 jam penuh.

“Nanti ketika gelombang kedua sudah mulai datang ke Makkah, itu tidak ada jadwal yang tetap. Artinya bisa datang pagi hari, siang, sore, malam. Petugas akan full 24 jam menerima kedatangan para jemaah, baik dari Madinah maupun dari Jeddah,” tuturnya.

Di tengah padatnya arus kedatangan, pemerintah tetap menempatkan faktor kesehatan sebagai prioritas utama. Jemaah diminta beristirahat terlebih dahulu di hotel setelah check-in sebelum melaksanakan umrah wajib.

Pertimbangannya, perjalanan dari Indonesia menuju Jeddah memakan waktu sekitar sembilan jam, ditambah dua hingga tiga jam perjalanan darat menuju Makkah. Kondisi fisik jemaah dinilai harus tetap dijaga agar tidak mengalami kelelahan sejak awal fase ibadah.

Sementara itu, Makkah kini benar-benar diposisikan sebagai pusat utama operasional haji Indonesia. Ratusan petugas dari Daker Madinah dan Daker Bandara yang telah menyelesaikan tugas di wilayah masing-masing mulai digeser ke Makkah dengan status BKO atau diperbantukan.

Tambahan personel itu dipersiapkan untuk memperkuat pelayanan di titik-titik dengan kepadatan tinggi, terutama di sekitar Masjidil Haram yang diperkirakan semakin sesak seiring bertemunya jemaah dari dua gelombang kedatangan.

“Seluruh petugas sudah siap, pengalaman di gelombang pertama menjadi modal berharga bagi kami untuk menyukseskan gelombang kedua ini,” pungkas Ihsan.*

Komentar

Your email address will not be published.

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization
Go toTop

Jangan Lewatkan

Kemenhaj Perkuat Kemitraan Rantai Pasok Haji dengan Saudi

JAKARTA – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mendorong penguatan kemitraan strategis

Kemenhaj Teguhkan Nasionalisme Lewat Doa Kebangsaan

JAKARTA – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mengikuti Doa dan Zikir
toto slot situs togel situs togel
toto slot
slot88