6 months ago
3 mins read

BPS Petakan Kepuasan Jemaah Haji, Libatkan 14 Ribu Responden

BPS melakukan survei kepuasan layanan haji Indonesia pada jemaah haji di Madinah. (Foto: Chairul Akhmad)

MADINAH — Badan Pusat Statistik (BPS) kembali menggelar survei kepuasan layanan haji Indonesia sebagai instrumen evaluasi penyelenggaraan ibadah haji 2026. Wakil Ketua Tim Survei Kepuasan Layanan Haji Indonesia BPS, Nur Ikhlas, menegaskan survei ini rutin dilakukan setiap tahun dan kini berlanjut bersama Kementerian Haji dan Umrah sebagai kementerian baru. 

“Survei BPS ini adalah survei kepuasan terhadap layanan haji Indonesia dan memang ini setiap tahun sudah sering dilakukan kerja sama antara kementerian agama dan Badan Pusat Statistik,” ujarnya, Senin (4/6/2026).

Menurut Nur Ikhlas, survei ini bertujuan memotret sejauh mana jemaah merasa puas terhadap layanan yang diberikan selama berada di Tanah Suci. 

“Tujuan kita dalam memberikan pelayanan kepada tamu Allah tentunya agar para tamu Allah ini bisa nyaman ketika berada di Makkah dan juga di Madinah,” katanya.

Berbeda dengan sensus, survei ini menggunakan metode sampling dengan jumlah responden sekitar 14.400 jemaah dari total lebih dari 200 ribu jemaah Indonesia. Pengambilan sampel dilakukan secara berlapis (stratified) dan bertahap (multistage sampling), dengan mempertimbangkan keterwakilan embarkasi, kloter, hingga karakteristik demografis jemaah. 

Inovasi survei
Tak hanya mengandalkan kuesioner, BPS juga menghadirkan sejumlah inovasi dalam metode pengumpulan data tahun ini. Selain survei tertulis, tim juga melakukan wawancara mendalam (indepth interview), observasi langsung di lapangan, hingga pemanfaatan platform digital. 

“Kita tetap menggunakan kuesioner, tapi juga menambahkan indepht interview, observasi, dan digital agar lebih fleksibel bagi jemaah,” ungkapnya.

Observasi dilakukan secara langsung di berbagai titik layanan, mulai dari hotel, konsumsi, hingga pelayanan di bandara. Bahkan, petugas BPS ikut memantau alur kedatangan jemaah dan potensi kendala administratif. 

Temuan di lapangan, kata Nur Ikhlas, langsung dilaporkan ke sektor terkait untuk segera ditindaklanjuti. “Ketika menemukan ada masalah, biasanya kami langsung melaporkan ke sektor agar bisa ditindak lanjuti dengan cepat,” ujarnya.

Sejauh ini, dari hasil observasi awal di Madinah, tidak ditemukan masalah krusial yang mengganggu layanan secara signifikan. Meski demikian, beberapa kendala teknis seperti transportasi dan akomodasi tetap muncul, namun dinilai dapat segera diatasi oleh petugas. “Masalah-masalah itu bisa diselesaikan dan tidak sampai pada level yang krusial,” katanya.

Hasil akhir survei ini nantinya akan berupa Indeks Kepuasan Haji yang menjadi barometer evaluasi pemerintah. Menariknya, tahun ini BPS tidak hanya mengukur hasil akhir layanan, tetapi juga proses pelayanan. 

“Sekarang kita tidak hanya menilai output, tapi juga prosesnya, misalnya bagaimana pembagian kamar atau distribusi konsumsi,” jelas Nur Ikhlas.

Tak ada intervensi
Ia menegaskan, indeks kepuasan ini penting sebagai tolok ukur keberhasilan penyelenggaraan haji dari tahun ke tahun. “Kalau tidak ada indeks kepuasan, dari mana kita tahu penyelenggaraan haji kita berhasil atau tidak,” tegasnya.

Meski hasil survei masih dalam tahap pengolahan, Nur Ikhlas memastikan tidak ada intervensi dalam proses penilaian. “Tidak ada intervensi (dari Kemenhaj), justru dari pimpinan disampaikan, nilainya rendah pun tidak apa-apa, yang penting objektif,” ujarnya.

Sejumlah jemaah haji Indonesia menilai layanan haji tahun ini berjalan baik, meski masih ada sejumlah catatan, terutama terkait akses masuk ke Raudah di Masjid Nabawi. Di sisi lain, survei kepuasan layanan haji dinilai menjadi instrumen penting untuk memastikan kualitas penyelenggaraan terus membaik dari tahun ke tahun.

Jemaah asal Tangerang, Yoyo Husairi, menilai kehadiran survei kepuasan layanan haji sangat penting sebagai bahan evaluasi pemerintah. “Kalau menurut saya sangat penting sekali ini karena ini sebagai kontrol dan juga sebagai perbaikan ke depan terkait tentang penyelenggaraan ibadah haji,” katanya.

Ia menegaskan, jemaah merupakan pihak yang paling merasakan langsung kualitas layanan di lapangan, sehingga masukan mereka menjadi krusial. “Ketika ada survei langsung diberikan kepada jamaah, ini adalah sebuah informasi yang berharga buat kebijakan-kebijakan di tahun berikutnya,” lanjut Yoyo.

Ia berharap setiap temuan dari survei bisa segera ditindaklanjuti, meskipun ia memahami bahwa perbaikan membutuhkan proses. Secara umum, ia menilai pelayanan petugas haji cukup responsif, terutama dalam menangani persoalan di lapangan. 

“Alhamdulillah, sudah cukup memuaskan. Kemudian juga kegercepan para petugas, baik itu PPIH kloter, PPIH Arab Saudi dan yang lainnya. Ketika ada persoalan-persoalan di lapangan koordinasinya luar biasa,” ungkap Yoyo.

Ia bahkan mengisahkan pengalaman saat salah satu jemaah kehilangan kartu identitas, yang langsung ditangani dengan cepat oleh petugas. Di sisi lain, antusiasme jemaah dalam beribadah juga tinggi, khususnya dalam mengejar salat Arbain selama di Madinah.

Selain itu, permintaan tambahan program city tour hingga kesempatan masuk ke Raudhah juga menjadi harapan jemaah. “Mereka berharap Raudhah itu semua jamaah bisa masuk ke sana,” ucapnya.

Senada dengan Yoyo, jemaah asal Cikarang bernama Damin, mengaku secara umum tidak mengalami kendala berarti selama menjalankan ibadah di Madinah. 

“Untuk sementara ini lancar, alhamdulillah. Makanan lancar, semuanya lancar. Pelayanan juga baik. Semua petugas bekerja dengan baik melayani jemaah,” ujarnya.

Namun demikian, ia juga menyoroti persoalan akses masuk ke Raudhah yang masih menjadi kendala bagi sebagian jemaah. 

“Yang jadi kendala paling hanya soal aplikasi Nusuk untuk masuk ke Raudhah. Sebab, banyak jemaah yang masih belum bisa masuk ke Raudhah. Minta bagaimana caranya agar kami semua jemaah ini bisa masuk ke Raudhah,” harapnya.

Dengan berbagai masukan tersebut, survei kepuasan layanan haji diharapkan mampu menjadi pijakan evaluasi yang konkret, sekaligus memastikan pelayanan kepada jemaah Indonesia semakin optimal di masa mendatang.

Hasil survei ini rencananya akan dirilis setelah seluruh proses pengolahan selesai dan dilaporkan ke pimpinan BPS serta Kementerian Haji dan Umrah. Indeks tersebut diharapkan menjadi dasar perbaikan layanan haji di masa mendatang, sekaligus memastikan kenyamanan jemaah sebagai prioritas utama.*

Komentar

Your email address will not be published.

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam
Go toTop

Jangan Lewatkan

Houthi di Tengah Konflik Yaman dan Arab Saudi: Dinamika Keamanan Regional, Konflik Proksi, dan Kapabilitas Aktor Non-Negara di Timur Tengah

Houthi di Yaman dan Arab Saudi merupakan salah satu manifestasi

Kemenhaj Siapkan Satu Haji Berbasis AI

BOGOR – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI mendorong integrasi data
toto slot situs togel situs togel
toto slot
slot88