23 hours ago
1 min read

Gandeng Matahari Pagi Indonesia, Wamenhaj Salurkan Bantuan Pascabanjir Aceh Tamiang

Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak salurkan bantuan di Aceh Tamiang. (Foto: Istimewa)

ACEH TAMIANG — Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak kembali turun langsung ke Aceh Tamiang untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak banjir dan longsor yang terjadi pada November 2025 lalu. Dalam kegiatan tersebut, Wamenhaj menggandeng komunitas sosial Matahari Pagi Indonesia sebagai mitra penyaluran bantuan.

Fokus utama bantuan kali ini diarahkan pada pemulihan sektor pendidikan serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Sejumlah bantuan disalurkan, mulai dari ribuan paket sembako, perlengkapan sekolah seperti tas, alat tulis, dan sepatu, hingga pakaian layak pakai, matras, makanan siap saji, serta alat-alat bangunan untuk mendukung proses rehabilitasi pascabencana.

Penyaluran bantuan dipusatkan di sejumlah wilayah yang terdampak cukup parah, termasuk kawasan yang sulit dijangkau alat berat. Alat-alat bangunan disiapkan untuk membantu proses perbaikan fasilitas umum, khususnya sekolah, yang dikerjakan secara gotong royong oleh personel TNI bersama masyarakat setempat.

“Saya hari ini berada di SDN 1 Kuala Simpang. Kebetulan saya pernah bersekolah di sini saat SD. Tadi kita membagikan bantuan alat-alat sekolah untuk murid-murid yang terdampak banjir. Di sini juga banyak bapak-bapak TNI yang bekerja membenahi sekolah pascabencana dengan alat sederhana karena alat berat tidak bisa masuk. Alhamdulillah kondisinya sudah jauh lebih baik,” ujar Dahnil, Minggu (1/2/2026).

Menurut Dahnil, Matahari Pagi Indonesia turut membawa peralatan bangunan untuk mendukung kerja TNI dalam memperbaiki fasilitas pendidikan di Kuala Simpang dan wilayah sekitarnya. Ia menegaskan, kolaborasi antara pemerintah, TNI, relawan, dan masyarakat menjadi kunci percepatan pemulihan.

“Insya Allah semua unsur bekerja bersama agar sarana pendidikan segera pulih dan anak-anak bisa kembali belajar. Kami juga membawa tas, buku, seragam, sepatu, serta sembako untuk saudara-saudara kita yang membutuhkan. Semoga bantuan ini bermanfaat,” katanya.

Dahnil menjelaskan, bantuan juga akan disalurkan ke sejumlah sekolah lain melalui koordinasi dengan aparat TNI yang bertugas langsung di lokasi bencana, terutama di daerah yang tidak terjangkau alat berat.

Ia juga menegaskan komitmen pemerintah dalam mempercepat proses pemulihan wilayah terdampak bencana di Aceh dan sekitarnya.

“Kami berharap masyarakat Aceh Tamiang percaya bahwa pemerintah terus bekerja maksimal melalui TNI-Polri dan seluruh unsur terkait. Presiden ingin memastikan proses recovery segera berjalan, dengan fokus pembenahan di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat,” tegasnya.

Dalam kunjungan tersebut, Wamenhaj bersama Tim Matahari Pagi Indonesia berkeliling ke sejumlah SD dan SMP di Aceh Tamiang untuk berbagi dengan anak-anak korban banjir bandang. Kegiatan ini merupakan kunjungan kelima Dahnil dalam rangka memantau langsung sekaligus bergotong royong membantu pemulihan Aceh Tamiang, daerah yang memiliki nilai emosional karena menjadi tempat ia menghabiskan masa sekolah dasar.

Sebelum ke Aceh Tamiang, Dahnil juga menyempatkan diri mengunjungi Desa Salahaji, Pematang Jaya, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Di desa kelahirannya tersebut, ia bertemu dan bercengkrama dengan warga serta bernostalgia bersama masyarakat yang mengenal baik keluarga besarnya.

Menutup rangkaian kegiatan, Wamenhaj berharap Aceh Tamiang dan wilayah terdampak bencana lainnya dapat segera pulih dan kembali beraktivitas secara normal.*

Go toTop

Jangan Lewatkan

Fokus Utama Penyelenggaraan Haji 2026, Apa Saja?

JAKARTA — Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar

Wamenhaj: Petugas PPIH 2026 Ukir Era Baru Penyelenggaraan Haji

JAKARTA – Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar
toto slot situs togel situs togel
toto slot
slot88