JAKARTA – Masuk Board of Peace, namun yang tampak justru menyerupai Board of War. Jika sebuah forum yang disebut “perdamaian” justru dipenuhi aktor-aktor konflik global, maka publik berhak bertanya: di mana posisi moral Indonesia?
Keputusan keliru harus berani dikoreksi. Tarik keputusan ini dan segera keluar.
Indonesia tidak boleh terseret permainan geopolitik yang menjauh dari semangat perdamaian yang selama ini menjadi prinsip politik luar negeri kita.
Lebih baik Presiden fokus pada persoalan nyata di dalam negeri: program MBG yang masih menuai masalah, meningkatnya pengangguran, nasib guru honorer yang tak kunjung jelas, ketimpangan pembangunan antar daerah, kesejahteraan rakyat yang belum merata, hingga persoalan kesehatan masyarakat, dan lain-lain.
Negeri ini tidak kekurangan masalah yang membutuhkan perhatian serius.
Karena itu, daripada terjebak dalam panggung geopolitik yang membingungkan, jauh lebih bijak jika energi kepemimpinan diarahkan untuk membenahi rumah sendiri.
Indonesia harus keluar dari BOP sekarang juga.*
Didi Irawadi Syamsuddin, Advokat | Penulis | Politikus.
