2 years ago
1 min read

Kisah Kemunculan Joget ‘Gemoy’ ala Prabowo

Calon Presiden Prabowo Subianto. (Dok. Facebook Prabowo Subianto)

JAKARTA – Direktur Media Prabowo Subianto, Angga Raka Prabowo, mengungkapkan kalau fenomena Prabowo ‘gemoy’ lahir dari masyarakat. Hal itu disampaikan Angga ketika membicarakan Prabowo dalam siniar di Total Politik.

“Kalau kata ‘gemoy’ kan juga lahirnya juga dari rakyat juga, dari netizen. Itu lucu ya, Gus. Waktu pas di Yogya,” kata Angga.

Ucapan Angga dibenarkan oleh Konsultan Komunikasi Politik, Ipang Wahid, yang melacak kemunculan kosakat ini dalam acara 3 Bacapres Bicara Gagasan (Selasa, 19/9/2023).

“Nah, begitu Pak Prabowo ngomong ‘tunggu, tunggu’ itu pecah satu ruangan. Benar-benar pecah heboh. (Ini di) acara sama Najwa,” kenang Ipang.

Ipang mengingat momen saat Prabowo mengatakan ‘tunggu’ kepada Najwa Shihab yang bertanya soal calon legislatif (caleg) Partai Gerindra yang terjerat kasus korupsi. Ucapan itu disertai oleh gerakan silat dari Prabowo yang disambut sorak-sorai para peserta.

Tanggapan sorak-sorai itu juga datang dari keponakan Ipang yang hadir dalam acara tersebut. Selagi menyaksikan aksi Prabowo di atas panggung, keponakannya itu juga meneriakkan kata ‘gemoy’ bersama para penonton.

“Wah Pak Prabowo gemoy, gemoy. Jadi itu banyak banget yang ngomong ‘gemoy’ pada waktu itu. Wah, ini kosakata menarik banget nih kata ‘gemoy’,” tutur Ipang.”

Dari situ Ipang berpikir untuk membuat konten Prabowo yang disertai dengan kata-kata ‘gemoy’ di media sosial.

“Nah, besoknya kita testing itu. Bikin konten yang si ‘tunggu’ itu (dan) ada tulisan gemoy apa segala macam,” ucap Ipang.

Ipang mendapatkan respons masyarakat cukup baik saat konten-konten ‘gemoy’ Prabowo disebarkan. Setelah disebar, Ipang melihat masyarakat membagikan konten tersebut secara organik.

“Jalan benar itu barang. Jadi, semenjak dari situ mulailah ini gede secara organik. Dan memang di masyarakat waktu itu kata-kata ‘gemoy’ kan gemesin,” kata Ipang.

Semenjak itu, konten-konten ‘gemoy’ Prabowo semakin bertambah dan populer di kalangan masyarakat. Penyampaiannya ke publik juga bervariasi. Salah satu bentuk inovasinya adalah perpaduan antara kata gemoy dengan cuplikan Prabowo joget.*

Komentar

Your email address will not be published.

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Go toTop

Jangan Lewatkan

Prabowo: Kopdes Merah Putih Sudah Saya Pikirkan Sejak Lama

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan gagasan pembentukan Koperasi Desa (Kopdes)

Prabowo Apresiasi Peran Polri Dukung Ketahanan Pangan dan MBG

JAKARTA– Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi peran aktif Kepolisian Negara Republik
toto slot situs togel situs togel
toto slot
slot88