JAKARTA – Ketua Umum DPP Projo, Budi Arie Setiadi, menegaskan dukungan organisasinya terhadap Presiden ke-7 RI Joko Widodo dalam menghadapi polemik ijazah.
Budi Arie mengatakan Projo sejak awal meyakini ijazah Jokowi asli. Dia juga menyatakan siap mendukung Jokowi terkait rencana menghadapi proses hukum yang berkaitan dengan polemik tersebut.
“Kami mendukung Pak Jokowi, karena Pak Jokowi sudah bilang, Pak Jokowi akan datang ke pengadilan dan memperlihatkan ijazah,” kata Budi Arie saat peringatan ulang tahun ke-12 Projo, Minggu (23/8/2026).
Menurut Budi Arie, Projo tidak meragukan keaslian ijazah Jokowi. “Sejak awal kami yakin Pak Jokowi itu ijazahnya asli,” ujarnya.
Dia mengatakan mekanisme lebih lanjut mengenai kehadiran Jokowi di pengadilan akan dibicarakan kemudian.
Pada kesempatan yang sama, Budi Arie juga menjelaskan mengenai ketidakhadiran Jokowi dalam acara ulang tahun ke-12 Projo. Menurut dia, Jokowi telah menerima undangan, tetapi memiliki agenda lain yang tidak dapat diungkapkan saat ini.
“Sudah disampaikan. Ada jadwal khusus yang tidak boleh disebutkan, nanti setelah kejadian saja baru disebutkan,” katanya.
Budi Arie mengatakan Projo tetap memberikan dukungan kepada Jokowi, termasuk terhadap aktivitas politiknya setelah tidak lagi menjadi presiden. Dia menilai aktivitas mantan presiden menyapa masyarakat merupakan hak warga negara dan tidak perlu dipersoalkan.
“Semua orang mau safari, mau apa, berpolitik itu kan hak warga negara. Enggak ada masalah,” ujarnya.
Budi Arie bahkan menilai mantan presiden tidak harus menunggu momentum lima tahunan untuk bertemu dan menyapa masyarakat. “Politik jangan lima tahunan. Harus setiap hari menyapa rakyat,” katanya.
Terkait isu Jokowi akan menjadi ketua umum sebuah partai politik, Budi Arie meminta publik tidak berspekulasi. Dia mengatakan keputusan tersebut sebaiknya ditanyakan langsung kepada Jokowi.*
