2 years ago
2 mins read

‘Partai Harus Cegah Kotak Kosong di Jakarta’

JAKARTA – Centre for Strategic and International Studies (CSIS) menyampaikan kekhawatiran terhadap kemungkinan terjadinya fenomena ‘kotak kosong’ di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Daerah Khusus Jakarta (DKJ) 2024 mendatang.

Ketua Departemen Politik dan Perubahan Sosial CSIS, Arya Fernandes, mengatakan Pilgub DKJ 2024 sebenarnya punya kemungkinan untuk menghadirkan dua sampai empat pasangan calon (paslon).

“Kalau kita lihat struktur kekuasaan di level Jakarta itu sebenarnya memberikan peluang untuk terjadinya lebih dari dua pasangan (calon), mungkin tiga pasang. Karena kalau kita lihat dari sisi distribusi suara partai-partai, itu sebenarnya potensial terbentuk tiga mungkin empat pasang,” ujarnya dalam acara media briefing bertajuk “Peta Kompetisi dan Dinamika Pilkada 2024,” Hari Kamis (8/8/2024).

Mempertimbangkan potensi tersebut, Arya khawatir jika fenomena kotak kosong terjadi di Pilgub DKJ 2024.

Arya menjelaskan kalau Pilgub DKJ 2024 dilatarbelakangi oleh persiapan menuju Pemilihan Umum (Pemilu) 2029 kelak. Siapa yang terpilih dalam Pilgub DKJ 2024 berpotensi untuk maju mempertaruhkan kursi kepemimpinan nasional nantinya.

“Jadi kepala-kepala daerah yang potensial di pilkada ini tentu akan menjadi semacam kandidat yang bisa dilirik juga dalam Pilpres (Pemilihan Presiden) 2029. Nah karena situasi seperti itu tentu orang-orang yang maju di pilkada itu akan jadi kompetitor dari siapapun yang nanti akan berkontestasi,” lanjutnya.

Arya menduga ada skenario di balik wacana Pilgub DKJ 2024 hanya melawan kotak kosong. Salah satunya adalah kekhawatiran beberapa pihak kalau mantan Gubernur Jakarta, Anies Baswedan, berpotensi jadi salah satu penantang dalam Pilpres 2024.

“Sebenarnya kenapa ada desain untuk kotak kosong ini? Jawabannya mungkin ada beberapa. Yang pertama mungkin dia karena Pemilu 2029. Karena mungkin Pak Anies dianggap potensial sebagai kandidat di 2029,” lanjutnya.

Kemungkinan yang kedua adalah perihal jauhnya perbedaan tingkat elektabilitas antara Anies dengan calon kompetitornya di Pilgub DKJ 2024. Hal itu menjadi kekhawatiran beberapa pihak yang wujud dalam bentuk wacana melawan kotak kosong di Jakarta.

“Yang kedua mungkin juga terkait soal jarak elektabilitas yang cukup tinggi di antara Pak Anies mungkin dibandingin dengan kompetitornya,” ucap Arya.

Menanti keberanian PKS, PKB, NasDem, dan PDIP

Oleh karena itu, Arya mendesak partai-partai politik (parpol) untuk mengambil langkah drastis dalam rangka membangun demokrasi dan kompetisi yang sehat.

“Caranya menurut saya kita harus desak partai-partai ini supaya mereka, terutama partai-partai seperti PKS (Partai Keadilan Sejahtera), NasDem, PKB (Partai Kebangkitan Bangsa), dan mungkin juga PDIP (Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan) untuk punya komitmen untuk membangun demokrasi dan kompetisi yang sehat,” tegasnya.

Akan tetapi, Arya menaruh skeptisme terhadap PKS yang beberapa waktu lalu memberikan dukungan kepada Bobby Nasution di Pilgub Sumatra Utara (Sumut) 2024. Menurutnya, sikap PKS punya kemungkinan turut dipengaruhi di Pilgub DKJ 2024 nanti.

“Sekarang sebenarnya masih terbuka peluangnya. PKS kemarin sudah memberikan warning kepada Pak Anies ya, kalau dalam 40 hari nggak dapat tiket kita akan coba komunikasi.Bisa jadi PKS, kalau lihat kecenderungan PKS di Sumatra Utara mendukung Bobby, nggak menutup kemungkinan PKS di Jakarta juga bisa terpengaruh,” ujarnya.

Bolanya kini berada di tangan PKB, Partai NasDem, dan PDIP untuk memastikan kemunculan calon lainnya yang akan mencegah Pilgub DKJ 2024 jadi ajang melawan kotak kosong.

“Berarti kan sekarang tinggal ada tiga, PKB, NasDem, dan PDIP. NasDem mungkin juga bisa. Berarti kan sekarang bolanya ada di PDIP dan NasDem. Nah caranya adalah apakah PDIP dan NasDem ini bisa bertemu dan berkoalisi?” tandasnya.* (Bayu Muhammad)

Baca juga: PKS Lirik RK, Anies Yakin Bisa Maju di Pilgub Jakarta

1 Comment

Komentar

Your email address will not be published.

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization
Go toTop

Jangan Lewatkan

Ketika Demokrasi Diperjuangkan: Membaca Indonesia Melalui Autobiografi Erros Djarot

“Sebuah bangsa tidak kehilangan demokrasinya dalam satu malam. Demokrasi mulai

Kudatuli: Sudahkah Bangsa Ini Belajar?

JAKARTA – Setiap tanggal 27 Juli, ingatan bangsa ini kembali
toto slot situs togel situs togel
toto slot
slot88